Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Oi Saro, Ridwan, A. Ma., dan Bhabinkamtibmas Desa Oi Saro, Aipda Aswad, S.IP., usai pemaparan program kerja mahasiswa KKN yang digelar di Kantor Desa Oi Saro pada Jumat (10/7/2026).
Kepala Desa Oi Saro, Ridwan, A. Ma., menilai kehadiran mahasiswa KKN UMMAT memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan mahasiswa tidak hanya membantu pemerintah desa, tetapi juga menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami merasa sangat terbantu dan bangga dengan kehadiran mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mataram di Desa Oi Saro. Kehadiran mereka memberikan ilmu kepada masyarakat, terutama dalam bidang sosial dan berbagai bidang lainnya yang sangat bermanfaat bagi kemajuan desa," ujar Ridwan.
Ia juga mengapresiasi program kerja yang telah dipaparkan mahasiswa karena dinilai telah mencakup berbagai aspek penting, mulai dari ekonomi, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
"Program yang dipaparkan sudah mencakup berbagai sektor. Tinggal bagaimana program tersebut dapat diimplementasikan bersama masyarakat. Kami berharap, meskipun waktu pengabdian cukup singkat, seluruh program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi Desa Oi Saro," tambahnya.
Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Desa Oi Saro, Aipda Aswad, S.IP., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memang telah lama diharapkan oleh pemerintah desa. Menurutnya, mahasiswa mampu menghadirkan semangat baru, ide-ide kreatif, serta motivasi bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
"Sebelum mahasiswa datang, kami sudah berkoordinasi dengan pihak kampus agar Desa Oi Saro menjadi lokasi KKN. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kesegaran baru, motivasi, dan pemikiran yang bisa dikembangkan bersama masyarakat," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa program kerja yang dipresentasikan mahasiswa sangat relevan dengan kebutuhan desa. Empat bidang utama yang diangkat, yakni lingkungan, hukum, kesehatan, dan sosial, dinilai menjadi prioritas pembangunan Desa Oi Saro saat ini.
Menurutnya, program di bidang lingkungan sangat mendukung upaya pemerintah desa dalam mengembangkan wisata hutan sebagai salah satu potensi unggulan desa.
"Desa Oi Saro sedang mengembangkan wisata hutan. Kehadiran mahasiswa dengan program lingkungan memberikan motivasi baru untuk mendukung pengembangan potensi tersebut," katanya.
Di bidang hukum, Aipda Aswad menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta berbagai persoalan sosial yang mulai muncul di lingkungan masyarakat.
"Program ini sangat penting. Namun ke depan, bukan hanya anak-anak yang perlu diberikan edukasi, melainkan juga para orang tua sebagai penanggung jawab utama dalam membimbing anak-anak mereka," tegasnya.
Sementara itu, program kesehatan dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan di desa melalui berbagai kegiatan edukasi maupun pelayanan kepada masyarakat. Adapun program sosial diharapkan mampu mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga melalui berbagai aktivitas kemasyarakatan dan olahraga.
Menutup wawancara, Aipda Aswad berpesan agar seluruh mahasiswa KKN mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat Desa Oi Saro yang memiliki keberagaman budaya dan suku.
"Saya berharap adik-adik mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan, adat istiadat, dan seluruh lapisan masyarakat di Desa Oi Saro. Jangan hanya bergaul di satu kelompok saja, tetapi hadir dan membaur bersama masyarakat sehingga program-program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya," pungkasnya.
Melalui sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan seluruh program kerja KKN Angkatan 40 Universitas Muhammadiyah Mataram dapat terlaksana secara optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Oi Saro. (Husnul)

إرسال تعليق