Sumber: Pinterest
Hujan Kala Itu
Oleh: Qy
Rintihan hujan mulai terdengar,
dan angin perlahan terasa semakin dingin.
Kita masih duduk berdua di atas motor,
hujan yang turun semakin deras membuat genggamanku semakin erat di ujung bajumu.
Hingga akhirnya, kita memutuskan untuk mencari tempat berteduh.
Di tengah derasnya hujan,
aku terdiam sejenak, menatap rintik-rintik yang jatuh di hadapan kita,
berharap hujan segera reda.
Dingin yang dibawa hujan perlahan membuat kita semakin dekat.
Bahumu mulai mendekat, dan tanpa sadar,
kepalaku sudah bersandar di sana.
Sesekali aku melirik ke arahmu,
menikmati diam yang terasa begitu nyaman.
Tak banyak kata yang terucap kala itu,
hanya suara hujan dan tawa kecil dari kita.
Dan jika suatu saat hujan kembali turun seperti kala itu,
aku mungkin akan kembali mengingatnya.
Bukan karena derasnya hujan yang pernah kita lewati,
melainkan karena ada seseorang yang membuat dinginnya hujan terasa begitu hangat.

Post a Comment